Rute Tol Laut dilipatgandakan tahun ini

JAKARTA. Pemerintah akan melipatgandakan jumlah rute pelayaran di Program Tol Laut. Rute pelayaran yang saat ini hanya mencapai enam, tahun 2017 ini akan ditambah sebanyak ujuh rute lagi.

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan mengatakan, tujuh rute tambahan tersebut nantinya terdiri dari tiga rute baru. Rute tersebut adalah; Priok- Enggano- Mentawai- Pulau Nias- Sinabung- Pulau Nias- Mentawai-Enggano- Tanjung Priok, Tanjung Perak- Belang Belang- Sangata- Sebatik- Tanjung Perak dan rute Tanjung Perak- Kisar- Namrole- Kisar- Tanjung Perak.

Sementara itu, empat rute lainnya adalah; Makasar- Tidore- Tobelo- Maba- Tobelo- Tideore-Makasar, Makasar- Dobo- Merauke- Dobo- Makasar, Makasar- Wasior-Nabire-Serui-Biak-Serui- Nabire- Wasior-Makasar dan Tanjung Perak- Namle- Fakfak- Kaimana- Timika- Kaimana- Fakfak- Namlea- Tanjung Perak. “Empat trayek ini merupakan trayek di mana satu lintasan kita bagi dengan angkutan kapal dan roro,” kata Budi di Kantor Presiden, Kamis (5/1).

Selain menambah rute, agar pelaksanaan rute Tol Laut semakin efektif dalam menekan harga kebutuhan barang, pemerintah akan membangun pusat logistik bernama Rumah Kita.

Pusat logistik tersebut nantinya akan digunakan untuk dua keperluan. Pertama, menjaga pola distribusi barang kebutuhan pokok agar harganya bisa tetap terjaga. “Pusat logistik ini dibentuk karena selama ini bila barang dibiarkan sendiri tidak dikontrol distribusinya harganya sudah tidak sesuai yang diharapkan,” katanya.

Kedua, tempat pengumpulan barang muatan balik kapal supaya kapal balik tidak kosong. Dengan demikian, kapal tol laut akan selalu berlayar dengan membawa muatan.

Presiden Jokowi berharap dengan semakin intensifnya pelaksanaan program Tol Laut, pemerataan pembangunan, penurunan ketimpangan ekonomi antar kota, daerah di seluruh wilayah Tanah Air bisa tercapai.

Bukan hanya itu saja, dia juga berharap, pelaksanaan Tol Laut nantinya bisa membuat ekonomi di daerah semakin menggeliat. “Untuk itu, saya minta moda Tol Laut ini nantinya juga bisa terintegrasi dengan kawasan industri dan sentra logistik,” katanya.

Sumber : kontan.co.id

Leave a Reply